Kalau banyak bertanam puding
dimana busut di sana seminai
kalau bijak dalam berunding
dimana kusut di sana selesai
Jangan suka membuka dada
dada terbuka lapuk bajunya
jangan suka mengada-ada
mengada-ada buruk lakunya
Tuesday, March 17, 2015
PANTUN : Jenaka
layang- layang terbang melayang
jatuh ke lapangan di ambil orang
jauh-jauh pacarku datang
sudah dekat diambil orang
jalan-jalan ke pinggir empang
ketemu sendok di pinggir empang
hati siapa yang tak bimbang
situ botak minta dikepang
jatuh ke lapangan di ambil orang
jauh-jauh pacarku datang
sudah dekat diambil orang
jalan-jalan ke pinggir empang
ketemu sendok di pinggir empang
hati siapa yang tak bimbang
situ botak minta dikepang
Puisi dari novel
Bagaimana mungkin ada angin yang berhembus
Menghilangkan namamu
di hatiku
Bagaimana mungkin
ada tirai yang menghalangi
Jarak pandangku menatapmu
Bagaimana mungkin ada waktu yang menghalangi
Aku berjumpa denganmu
Cinta ini halus namun mampu mengikuti hatimu
Rindu ini lembut dan rapuh mengikuti langkah kakimu
Sampai kapanpun aku akan menjagamu
Dengan cinta yang kuat dan rindu yang dalam
Yang telah kubina sejak lama
Cinta itu tidak
tidur juga tidak terjaga....
Sumber : Novel Halaqah Cinta
PUISI: Menuju Mimpi
- MENUJU MIMPI -
Saat malam yang begitu dingin
Hanya teriakan detak jam yang bersahutan
Saat semua memejamkan mata
Hanya ada satu pasang mata liar
Disaat yang lain mendapat banyak cahaya mimpi
Namun satu pasang mata satu cahaya
Apa ini adil?
Berlari sepasang mata liar
Sebuah kata mengejarnya.... Bermimpilah!
By. ReinaNA
Saat malam yang begitu dingin
Hanya teriakan detak jam yang bersahutan
Saat semua memejamkan mata
Hanya ada satu pasang mata liar
Disaat yang lain mendapat banyak cahaya mimpi
Namun satu pasang mata satu cahaya
Apa ini adil?
Berlari sepasang mata liar
Sebuah kata mengejarnya.... Bermimpilah!
By. ReinaNA
Subscribe to:
Posts (Atom)